SuaraRiau.id - Oknum polisi di Pekanbaru diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap seorang pria bernama Farrel Setyarso (30) di Tempat Hiburan Malam (THM).
Ayah korban, Bambang Winarto anaknya dalam proses penyembuhan di Rumah Sakit Safira Pekanbaru.
Bambang pun mengungkapkan kronologi dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan oknum aparat tersebut.
"Berdasarkan rekaman CCTV, kejadiannya pada Jumat (2/2/2034) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu korban pergi ke Angel's Wing Pekanbaru bersama temannya," ujarnya kepada Suara.com.
Awalnya, korban melihat temannya cekcok dengan seorang pria yang diduga oknum polisi. Kemudian korban berinisiatif untuk bertanya.
"Farrel yang melihat temannya cekcok mendatangi dengan niat bertanya persoalan yang terjadi. Namun baru akan bertanya salah seorang oknum langsung memegangnya yang dengan reflek ditepisnya," kata Bambang.
Lalu, terjadi aksi dorong-dorongan hingga akhirnya salah seorang oknum polisi lainnya yang juga pelaku pengeroyokan naik ke atas meja dan menerjang korban dari atas.
"Melihat Farrel tersungkur, para pelaku lainnya juga langsung melakukan pengeroyokan hingga korban babak belur," jelasnya.
Bambang menjelaskan sang anak sempat dioperasi dan kata dokter mengalami luka dalam dibagian bibir dalam. Ia juga menuturkan jika sehari setelah kejadian ada anggota Brimob yang datang ke rumah sakit memberitahukan bahwa pelaku sudah diamankan.
"Saat ini anak kami dalam kondisi trauma. Dalam waktu dekat kami berencana memeriksakan ke bagian psikologi," jelasnya.
Bambang menyampaikan jika pasca kejadian itu korban sudah membuat laporan polisi di Polresta Pekanbaru.
"Laporan dibuat pada Jumat 2 Februari 2024 dengan nomor laporan polisi STPL/99/II/2024/SPKT/Polresta Pekanbaru/Polda Riau," katanya.
Dalam laporan polisi itu dijelaskan bahwa korban dikeroyok oleh 10 orang yang tidak dikenal.
"Akibat peristiwa itu saya mengalami pipi kiri memar, bibir sobek, kening dan kepala belakang bengkak hingga saya mengalami rasa sakit," ungkap Farrel dalam laporan polisi itu.
Kontributor: Rahmat Zikri
Tag
Berita Terkait
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Kasus Penganiayaan Pegawai Ritel di Pasar Minggu Berakhir Damai, Polisi: Proses Hukum Profesional
-
Viral Warga Ngamuk di Polsek Cilandak, Hasil BAP Penganiayaan Berubah Jadi Kasus Narkoba
-
Oknum Polisi Anggota Polda DIY Diduga Aniaya Kekasih hingga Masuk RS, Aksi Terekam CCTV
-
Keroyok Pemotor Gunakan Batu, Polisi Ringkus 3 Pak Ogah di Tubagus Angke Jakarta Barat
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sambangi Lokasi Pembunuhan Gajah, Kapolda Riau Tegaskan Scientific Crime Investigation
-
Pedagang di Siak Keluhkan Daya Beli Turun, Efek Ekonomi Tak Stabil?
-
BRI Peduli Dorong Aksi Bersih Pantai Kedonganan Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Pegadaian Tegaskan Seluruh Investasi Emas Nasabah Dijamin dan Diaudit Regulator
-
Menteri PKP Apresiasi Kontribusi BRI Percepat Program Perumahan Rakyat