SuaraRiau.id - Beredar video yang memperlihatkan dugaan penjagalan anjing di Gang Fifa, Jalan Gotong Royong, Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Video tersebut terus meluas di media sosial.
Video itu terus mendapat tanggapan netizen seperti di akun @kabarpekanbaru @cintasatwariau dan @animals_hopeshelter Indonesia yang sudah tayang ratusan ribu.
Aksi dugaan jagal anjing itu dikutuk keras oleh Yayasan Cinta Satwa Riau. Sementara itu, polisi Pekanbaru mengungkapkan video itu adalah video lama seperti yang diakui pemilik rumah jagal saat diperiksa.
Di tengah polemik tersebut, Atuk (nama samaran) yang merupakan salah seorang warga di Jalan Gotong Royong mengaku sangat gelisah dan terusik oleh aktivitas rumah jagal anjing.
Sejauh yang ia tahu, kegiatan penjagalan anjing itu rutin dilakukan pemilik saat subuh sekitar pukul 06.00 WIB dan itu berlangsung sekitar 30 menit. Hal itu belum termasuk yang kegiatan siang, sore dan malam hari yang sesuai pesanan.
"Saat melakukan pemotongan, mereka akan menghidupkan musik keras-keras sehingga teriakan guk-guk tidak terdengar," ujarnya kepada Suara.com, Senin (22/1/2024).
Atuk mengatakan bahwa ia sudah lama terusik oleh aktivitas tersebut mulai dari jeritan, bau darah, limbah bekas jagal dan terlebih saat anjing di bakar saat akan melepas bulunya.
Ia yakin dan percaya, warga sekitar juga resah dan akan mau buka suara kalau ditanya di bawah sumpah.
"Saya sudah pernah bicarakan dengan Ketua RT dan juga petugas kepolisian setempat untuk sekedar konsultasi namun karena tidak ada tanggapan jadi malas juga," katanya.
Atuk menjelaskan, secara pribadi ia tidak mempermasalahkan usaha tersebut karena ia juga tak paham dengan aturan tersebut.
"Saya tidak melarang, tapi janganlah dilakukan di tengah kawasan yang padat penduduk. Lakukan saja, tapi di pinggir hutan di sana, sehingga tidak mengganggu," ungkapnya.
Dia pun berharap penanganan permasalahan ini bisa mendapat respon cepat dari pemerintah dan polisi.
"Saya yakin kalau polisi serius ini bukanlah hal yang sulit," terangnya.
Terpisah, Ketua Yayasan Cinta Satwa Riau, Yamin mengaku pihaknya pernah melakukan investigasi terkait keberadaan rumah jagal anjing di Pekanbaru.
"Terkait video yang viral saat ini sepengetahuan saya itu adalah tempat penampungan terbesar nomor 2 di Kota Pekanbaru dan itu pernah kami datangi 2 tahun yang lalu. Saat itu mereka menyerahkan 17 ekor anjing yang kami temui di lokasi," jelasnya.
Berita Terkait
-
3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara
-
Wombat Waiting: Kisah Anjing yang Tak Pernah Berhenti Menunggu
-
Ulasan Film Gohan, Kisah Seekor Anjing yang Mengajarkan Arti Rumah
-
Mengapa Shio Naga dan Anjing Sering Dianggap Bertentangan dalam Feng Shui? Ini Alasannya
-
Jasad Bayi Laki-Laki Diseret Anjing di Sumedang
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis