SuaraRiau.id - Polemik PT Surya Intisari Raya (SIR) dengan masyarakat terkait perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) hingga kini masih berlangsung.
Terbaru, Pemprov Riau menggelar audiensi antara PT SIR dengan masyarakat masyarakat yang diwakili oleh Aliansi Masyarakat Melayu Riau dan Tropika Riau, Rabu (27/12/2023).
Namun, perwakilan PT SIR kembali absen dalam audiensi tersebut. Hal ini mengundang amarah Gubernur Provinsi Riau, Edy Natar Nasution.
"Agenda yang dihadiri seorang Gubernur, ada masyarakat, ada BPN. Seharusnya PT SIR ini hadir, tapi selalu tidak hadir," kata Edy Natar dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (27/12/2023).
Orang nomor satu di Riau itupun meminta agar PT SIR tak bermain-main dan meremehkan dirinya sebagai Gubernur Riau. Ia juga berencana untuk melaporkan kasus ini kepada Kementerian.
"Jangan main-main sama Edy Natar. Kita sebenarnya ingin mengajak agar konflik ini bisa terselesaikan. Kita tidak takut, kita yang punya daerah. Kalau terus seperti ini, saya akan laporkan kepada kementerian," tegas Edy Natar.
Sebelumnya, Gubernur Riau Edy Natar telah menerima audiensi Aliansi Masyarakat Adat Melayu Riau membahas perpajangan HGU PT SIR yang akan berakhir akhir tahun ini, Selasa (19/12/2023).
Dalam momen itu, Edy Natar menyampaikan jika permasalahan perpanjangan HGU perusahaan adalah hal yang banyak ditemukan di Riau.
Sesuai dengan arahan Kementerian ATR/BPN pusat dalam menanggapi hal ini, Edy lalu mengintruksikan agar mengagendakan pertemuan antara pihak masyarakat dan Kanwil BPN Riau.
"Jadi bentuk satu tim yang akan ikut melaksanakan rapat, himpun seluruh permasalahannya, baru selanjutnya menentukan pertemuan. Mudah-mudahan rapat selanjutnya dilaksanakan secara komprehensif," tuturnya.
"Saya akan berada pada posisi jika masyarakat benar maka akan kita benarkan, jika perusahaan yang benar maka juga akan kita benarkan, adapun jika terdapat kesalahan itulah yang akan kita perbaiki," imbuh Gubernur Edy Natar.
Berita Terkait
-
Kasus HGU di Lahan TNI AU Masuk Dua Jalur Hukum, Kejagung dan KPK Telusuri Dugaan Korupsi Lama
-
Pemerintah Akan Tata Ulang Legalitas IKN Setelah MK Batalkan HGU 190 Tahun
-
MK Batalkan Aturan HGU 190 Tahun di IKN, Airlangga: Investasi Tetap Kami Tarik!
-
Bank Tanah Serap Lahan Eks-HGU di Sulteng untuk Reforma Agraria
-
Jogetnya Ditiru Bule, Rayyan Arkan Dikha Kini Jadi Duta Pariwisata Riau!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa
-
KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli
-
Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap
-
KPK Dalami Proses Penukaran Uang Suhardiman Amby untuk Raja Juli
-
Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?