Terdapat dua spesies utama konservasi di Riau, keduanya masing-masing gajah sumatera dan harimau sumatera.
Ancaman utama keberlangsungan satwa liar ini manusia dengan perubahan fungsi hutan menjadi kawasan lain, misalnya perkebunan dan peruntukkan pembangunan infrastruktur.
Selain itu juga menjadi ancaman adanya perburuan, baik perburuan langsung yang menargetkan gajah dan harimau, maupun perburuan hama perkebunan seperti babi hutan.
Sementara itu, Rimba Satwa Foundation (RSF) mengungkapkan temuan perburuan yang membahayakan keberlangsungan satwa.
"Di kantung gajah liar Balai Raja saja ada 24 jerat yang ditemukan selama hari ke empat sapu jerat yang sedang berlangsung," paparnya dalam sesi kedua diskusi online.
Keberadaan jerat akan mengganggu keberlangsungan gajah sumatera dan harimau sumatera. Jerat akan melukai satwa yang dalam status dilindungi tersebut.
Tidak jarang gajah dan harimau yang terjerat akan berujung kematian. RSF mencoba melakukan edukasi kepada masyarakat sebagai cara untuk meningkatkan pemahaman terhadap wilayah gajah dan Harimau, serta bagaimana caranya mengusir kedua satwa tersebut.
"Kami edukasi masyarakat, hasil riset disebar, terkait bagaimana cara menjauhkan gajah dan harimau dari pemukiman," papar Solfarina dari RFS Riau.
Selain menjauhkan satwa dari pemukiman, dengan menanam tanaman yang tak disukai, ekonomi masyarakat secara tidak langsung juga terbantu dengan nilai ekonomi tanaman itu.
"Tanaman keras (seperti) kopi, jengkol, pete, matoa, durian, gaharu, pinang, dan tanaman lain yang kami distribusikan di kantong Balai Raja," tutur Solfarina.
Selain itu, pihaknya juga membentuk kelompok tani hutan juga untuk membantu perekonomi dengan nilai jual tamanan tersebut.
Berita Terkait
-
Analisis Konflik Batin dan Kekerasan Seksual dalam Novel Lelaki Harimau Eka Kurniawan
-
Ulasan Novel Lelaki Harimau: Kekerasan Rumah Tangga hingga Trauma Generasi
-
Cegah Kematian Gajah Sumatera Akibat EEHV, Kemenhut Gandeng Vantara dari India
-
Imbas Kelakuan 'PSSI' Malaysia, Harimau Malaya Bisa Terjungkal ke Titik Terendah
-
Empat Gajah BKSDA Aceh Dikerahkan Bersihkan Puing Pascabanjir di Pidi Jaya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
3 Moisturizer Wardah untuk Cerahkan Kulit, Atasi Kulit Kusam dan Jerawat
-
PSPS Pekanbaru vs Persekat Tegal Segera Berlaga, Tiket Sudah Bisa Dipesan
-
821 Orang Melamar Jadi Kepala Sekolah SMA/SMK di Riau
-
5 ASN di Pelalawan Terlibat Mafia Pupuk Subsidi
-
5 Skincare Wardah Mengandung Niacinamide, Efektif Melindungi Kulit