SuaraRiau.id - Permasalahan parkir liar kerap menjadi keluhan warga Pekanbaru lantaran tidak mengenal tempat dan waktu.
Di antaranya yang menjadi sorotan ialah masih adanya pungutan parkir di jalan lingkungan. Ada juga juru parkir (jukir) yang tidak melayani dengan baik, tak pakai atribut hingga ogah memberikan karcis.
Parkir dadakan juga kerap menyasar iven-iven tertentu, terkadang mematok harga di luar ketentuan. Selain itu, ada juga layanan parkir di atas pukul 00.00 WIB di sejumlah ritel dah lokasi kuliner.
Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun menanggapi permasalahan tersebut. Dia tidak menampik adanya keluhan dari masyarakat.
Ia menilai bahwa permasalahan ini muncul karena ulah oknum tukang parkir. Mereka kerap memungut di titik yang tidak boleh ada pungutan parkir.
Muflihun menyebut jika oknum juru parkir yang di luar ketentuan mestinya ditindak.
"Tangkap, kalau tidak kasih karcis tangkap dia," tegasnya. Kalau ulah oknum, ya oknum disalahkan," ucapnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (15/11/2023).
Muflihun pun meminta masyarakat memandang secara objektif, tidak ingin Pemkot Pekanbaru yang disalahkan akibat ulah oknum parkir nakal tersebut.
Sementara itu. Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Yuliarso tidak menampik masih menemui sejumlah permasalahan layanan parkir.
Apalagi ada sejumlah catatan dari Ombudsman Riau terkait jasa layanan parkir ini. Ia menyebut pihaknya, melalui UPT Perparkiran terus melakukan pengawasan terhadap tukang parkir.
Pihaknya ingin memastikan agar layanan parkir yang diberikan jukir sesuai dengan aturan. Petugas juga mendatangi satu per satu para juru parkir secara mobile untuk memastikan melaksanakan tugas sesuai dengan standar pelayanan minimal (SPM).
Yuliarso menyampaikan jika dinas perhubungan juga memeriksa kelengkapan atribut tukang parkir dan karcis.
"Kami menugaskan kepada seluruh personil untuk memastikan jukir itu resmi, ini juga menjawab komplain masyarakat terkait banyaknya jukir liar," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak
-
LEPAS Pamerkan Fitur Parkir Otomatis dan Daya Listrik V2L di Tiongkok
-
Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?
-
Trotoar Karet 'Disulap' Jadi Parkiran Liar, Dishub Turun Tangan Cabut Ratusan Pentil Motor
-
Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak
-
Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla