SuaraRiau.id - Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun di Indragiri Hulu diperkosa enam bocah laki-laki di bawah umur pada pertengahan Februari lalu.
Polres Indragiri Hulu telah mengamankan satu pelaku berinisial SS (16). Sementara tersangka lainnya masih dalam pengejaran petugas.
"Salah satu pelaku berinisial SS (16) telah diamankan sehari setelah kejadian. Sedangkan lima pelaku lain masih dalam pengejaran. Semua pelaku masih di bawah umur," kata Kapolres Indragiri Hulu AKBP Doddy Wirawijaya dikutip dari Antara, Kamis (2/3/2023).
AKBP Doddy mengungkapkan kronologi kasus pemerkosaan terhadap bocah malang tersebut. Kejadian itu bermula saat korban sedang berkumpul bersama para pelaku.
Korban awalnya diberikan minuman keras (miras) jenis tuak oleh pelaku hingga mabuk dan tak sadarkan diri.
Korban yang kehilangan kesadarannya, oleh para pelaku dibawa ke pondok di tengah sawah. Di sanalah para pelaku menyetubuhi korban.
"Korban digilir enam pelaku secara bergantian. Setelah itu para pelaku meninggalkan korban begitu saja," sambungnya.
Tidak terima dengan perbuatan para pelaku, korban kemudian membuat laporan ke Polres Indragiri Hulu.
Setelah serangkaian penyelidikan, SS berhasil diringkus tanpa perlawanan.
Sedangkan lima pelaku lainnya hingga kini masih melarikan diri setelah mendapat kabar temannya telah ditangkap.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 ayat 1 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 01 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Fakta-fakta 3 Pelajar Tewas Dianiaya-Dicekoki Miras Di Makassar, Polda Tepis Pelaku Anak Polisi
-
Siswi SMP Di Bone Tewas Usai Diperkosa 4 Teman Sekolah, Legislator DPR RI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
Satu Pemerkosa Siswi SMP Hingga Meninggal Dunia Ditangkap
-
Awalnya Saling Traktir, Pemilik Warung Arak di Jimbaran Malah Bunuh Bule Australia
-
Kasus Pemerkosaan Warga Serang di Lampung Viral, Wali Kota Serang Buka Suara
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS
-
Resmi Dibuka Plt Gubri, Pacu Jalur 2026 Kuansing Hadirkan Dwibahasa