Ilustrasi Gempa. [Antara]
SuaraRiau.id - Gempa bumi kembali mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (11/9/2022) pukul 06.10 WIB.
Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Mentawai berkekuatan magnitudo 6,1.
Menurut BMKG, pusat gempa itu berada di koordinat 1,18 derajat Lintang Selatan dan 98,53 derajat Bujur Timur, sekira 147 kilometer barat laut Kepulauan Mentawai, pada kedalaman 10 kilometer.
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. (Antara)
Berita Terkait
-
Akibat Gempa Bumi Sichuan, Gereja Katholik yang Pernah Ditinggali Mao Zedong Rusak
-
Terjadi Gempa Bumi dengan Magnitudo 6,0 di Mamberamo
-
Gempa Bumi M 6,2 Guncang Memberamo Tengah Papua
-
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Barat Maluku Utara Sabtu Dini Hari, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Pelantang Suara Raksasa Putar Lagu Dangdut, Basnya Menggelegar Bikin Gempa Dadakan
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah
-
ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru
-
Karhutla Riau Capai 20.691 Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Penyumbang Terbesar
-
Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor Unri Periode 2026-2030
-
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat