SuaraRiau.id - Pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), harga tiket kapal di Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru mengalami peningkatan tajam hingga 20 persen atau mencapai harga Rp 235 ribu, Senin (5/9/2022).
Diketahui sebelum BBM naik, harga tiket kapal menuju Selatpanjang sebesar Rp185 ribu, sedangkan kini mencapai Rp 235 ribu.
Kepala UPT Pelabuhan Sungai Duku Etria Idrusalam mengatakan harga tiket terpaksa harus disesuaikan karena naiknya harga BBM. Sebab bila dipertahankan harga normal, maka sulit bagi operator kapal.
“Ada penyesuaian harga karena kalau dipertahankan sulit untuk biaya operator kapal pada saat kenaikan harga BBM seperti sekarang ini,” terangnya dikutip dari Antara, Senin (5/9/2022).
Etria melanjutkan, operator kapal resmi menaikkan harga tiket kapal terhitung sejak hari ini. Sejauh ini, menurutnya, kenaikan harga tiket tak terlalu mempengaruhi jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Sungai Duku.
“Kenaikan berkisar antara 20 persen hingga 25 persen. Kalau peningkatan atau penurunan, ini tergantung kebutuhan karena di Pekanbaru ini hanya kami yang melayani keberangkatan di luar Selat Panjang. Saya rasa belum ada penurunan,” ucapnya.
Terkait kenaikan harga tiket kapal, salah satu penumpang bernama Nurdianti mengeluh dan merasa diberatkan. Sebab menurutnya harga tiket naik terlalu tinggi.
"Kami mendengar harga yang tinggi ini tentu terkejut. Biasanya hanya Rp100 ribu-an, tapi sekarang Rp235 ribu. Harapannya sih agar harga tiket kembali normal dan tidak memberatkan penumpang," tegasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Massa Tolak Kenaikan Harga BBM di Kolaka Utara 'Kuasai' DPRD; Mana Anggota DPRD? Mengapa Tak Ada yang Menerima Kami?
-
Dampak Kenaikan Harga BBM, Tarif Angkot Bakal Naik hingga 17,5 Persen
-
Perbandingan Harga BBM Lengkap antara SPBU Pertamina, Vivo, Shell, dan BP AKR
-
Kala Polisi Bergeming Ditanya Orator Demo HMI di DPR: Setuju Gak BBM Naik?
-
Aksi Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM di Jakarta Sempat Ricuh
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tes Urine Serentak, 3 Anggota Polda Riau Ketahuan Positif Narkoba
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Selasa 24 Februari 2026
-
Petugas Kebersihan Kantor Gubernur Riau Dikabarkan Belum Gajian 2 Bulan
-
CEK FAKTA: Dana Rp100 T untuk Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Benarkah?