SuaraRiau.id - Sosok Rara Isti Wulandari atau Mbak Rara mulai dikenal publik sejak menjadi pawang hujan di gelaran MotoGP Mandalika Maret 2022 lalu.
Kala itu aksi Rara Pawang Hujan 'menahan' hujan viral di media sosial. Bahkan, aksinya itu menjadi perbincangan dunia internasional.
Mbak Rara mengaku gaji yang didapat olehnya, ia berikan per bulan kepada para karyawan alias asisten pawang hujan.
Tugas asisten pawang hujan sendiri menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk Mbak Rara melakukan ritual mengusir hujan.
Mbak Rara pun merasa bahwa cita-citanya untuk menyejahterakan karyawan terwujud dengan memberikan gaji senilai fantastis kepada karyawannya.
Hal itu terungkap saat Rara Pawang Hujan berbincang dengan Ruben Onsu dan Sarwendah belum lama ini.
Menurut Rara setelah aksinya viral di ajang MotoGP Mandalika itu, iabanyak diundang oleh acara-acara outdoor termasuk memperingati HUT RI yang ke-77 di Istana Negara.
Dia juga merasa bersyukur sebab cita-citanya untuk menyejahterakan karyawan telah terwujud.
"Atas izin Allah Tuhan Yang Maha Kuasa saya punya cita-cita jadi pawang hujan ini saya punya karyawan yang sejahtera," kata Mbak Rara dilansir Hops.id--jaringan Suara.com dari YouTube Trans TV Official pada Selasa (30/8/2022).
Kata Mbak Rara, gaji karyawan yang bekerja dengannya sebagai asisten pawang hujan sudah dua digit.
"Sudah ada karyawan yang gajinya dua digit satu bulan. Saya kasih Rp15 juta per bulan jadi asisten pawang hujan," ujarnya.
Hingga saat ini, Mbak Rara sudah memiliki tujuh asisten pawang hujan yang tersebar di beberapa daerah.
"Asisten saya ada tujuh," ucapnya.
Sebelum aksinya viral, Mbak Rara jarang diketahui publik. Rupanya memang sebelumnya ada aturan bahwa pawang hujan sebaiknya tidak dikenal masyarakat luas.
"Sebelumnya pawang hujan enggak boleh terkenal. Bukan enggak boleh terkenal tapi disembunyikan," ungkap Mbak Rara.
Berita Terkait
-
HIN Siapkan Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Ada Labuan Bajo dan Mandalika
-
Daerah Super Prioritas Mandalika Dapat Kucuran Rp1,7 Triliun untuk Pengembangan Kawasan
-
5 Fakta Rara Pawang Hujan Beraksi di Istana Merdeka Saat HUT RI, Sebut Geser Awan Kelabu
-
Tak Ada Hujan Saat Acara 17 Agustusan, Ternyata Ada Mbak Rara di Istana
-
Datang ke Upacara Bendera di Istana Merdeka, Mbak Rara Klaim Geser Awan Kelabu
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka