SuaraRiau.id - Penyanyi tulus menggelar konser kawasan Critical 11 Jalan Pajajaran Dalam Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat.
Namun konser Tulus dibubarkan oleh petugas Satgas Covid 19. Pembatalan tersebut membuat warganet geram.
Netizen banyak menyampaikan komentar negatif yang ditujukan kepada pihak petugas gara-gara konser batal dilakukan.
Mereka menuding pihak panitia tidak memberi uang pelicin kepada petugas, sehingga konser Tulus dibatalkan petugas covid 19.
Hal tersebut diungkap di instagram akun gosip @lambe_turah.
"Kurang amplop," tulis akun @adibagus26.
"Ah kurang sajen aja," sambung akun @ansharierahmana.
"Dipilih dipilih dipiliiiih, yang sini boleh konser, yang sana nggak boleh konser. Dipilih dipilih dipiliih," tutur akun @ikentiyenk.
Mengutip MataMata.com, sebelumnya konser Tulus bertajuk Soundfest Bersua 2022 dibubarkan petugas Covid-19 gara-gara tidak mengantongi surat izin.
Selain itu panitia diduga melakukan pelanggaran aturan PPKM level 3 di wilayah Kota Bandung.
Dalam aturan, kegiatan konser dan event harus dilakukan di dalam ruangan dengan pengurangan kapasitas.
Tempat konser itu berkapasitas 750. Sementara orang yang menghadiri konser 500 orang.
Berita Terkait
-
Tak Punya Izin, Konser Tulus di Bandung Dibubarkan Petugas
-
Satgas Covid-19 Bubarkan Konser Tulus di Bandung, Penonton Teriak Minta Penyelenggara Tanggung Jawab
-
Hindari Penumpukan Pelaku Perjalanan Luar Negeri di Bandara, Ini Strategi Pemerintah
-
Konser Tulus di Bandung Dibubarkan, Penonton Menjerit Kecewa sampai Minta Uang Dikembalikan
-
Konser Tulus di Critical 11 Bandung Dibubarkan, Penyelenggaranya Terancam Hukuman Ini
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai
-
Antrean Solar Mengular, Polisi Temukan Gudang Penimbunan BBM di Pekanbaru
-
Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing