SuaraRiau.id - Pernyataan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang menyebut Tuhan bukan orang Arab menuai perhatian dari sejumlah kalangan.
Pernyataan Jenderal Dudung itu diungkapkan saat diundang dalam podcast Deddy Corbuzier beberapa hari lalu.
Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas ikut buka suara terkait pernyataan yang kontroversial itu. Ia ingatkan Jenderal Dudung Abdurachman untuk setop banyak bicara soal agama kalau malah salah tafsir.
Anwar Abbas menilai peran Jenderal Dudung hanya dalam bidang pertahanan dan keamanan, tak usah mengumbar pernyataan soal agama kalau ujungnya kontroversi dan salah tafsir.
Anwar memberi pesan kepada Jenderal Dudung kalau pun bicara agama, apalagi agama Islam, jangan sampai menimbulkan kontroversi dong.
“Saya senang KSAD bicara tentang masalah agama, tapi kalau bisa beliau jangan sampai berbuat salah dalam menafsirkan dan memahami serta menjelaskan ajaran agama Islam,” kata Anwar dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (2/12/2021).
Anwar menyarankan Jenderal Dudung fokus saja pada tugasnya sebagai orang nomor satu di TNI AD, misalnya pada masalah gangguan separatisme dan kelompok kekerasan bersenjata di Papua serta gerakan sejenis di wilayah Indonesia.
Anwar menantikan gerak cepat Jenderal Dudung menuntaskan masalah keamanan di Papua. Sebab kalau tidak, situasi di Papua bisa makin parah dan bisa berujung seperti Timor Tmur.
Diketahui, pernyataan kontroversi Jenderal Dudung yang ramai belakangan ini adalah ucapannya soal Tuhan itu bukan orang Arab makanya dia ngaku kalau berdoa usai salat, dia berdoa dengan bahasa Indonesia saja.
“Kalau saya berdoa setelah salat, doa saya simpel aja, ya Tuhan pakai bahasa Indonesia saja, karena Tuhan kita bukan orang Arab,” kata Dudung dalam saat hadir di Podcast Deddy Corbuzier.
Berita Terkait
-
KSAD Berharap Peserta Reuni 212 Batalkan Aksi karena Tak Diizinkan
-
Jenderal Dudung Sebut Tuhan Kita Bukan Orang Arab, Elit Partai Ummat: Rusak
-
Sebut FPI Datangi Pol PP Bawa Parang, KSAD Dudung: Masa Diam Saja?
-
Jenderal Dudung Ajak Saudaraan, Begini Reaksi Pihak TPNPB-OPM
-
Kasad Dudung Abdurachman: Lindungi Masyarakat Papua
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS
-
Resmi Dibuka Plt Gubri, Pacu Jalur 2026 Kuansing Hadirkan Dwibahasa