SuaraRiau.id - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu menyatakan kesedihannya lantaran melihat Presiden Jokowi tambah kurus gara-gara banyak memikirkan nasib rakyat.
Pernyataan Megawati kemudian mendapat respons dari sejumlah kalangan. Bahkan ada netizen yang mengungkit video lawas Ali Mochtar Ngabalin yang menyinggung soal pemimpin kurang gizi.
Pada narasi postingannya, si netizen mengungkapkan soal ucapan Ali Ngabalin dalam video tersebut kepada Megawati Soekarnoputri.
Video lawas Ali Ngabalin tersebut dibagikan kembali oleh pengguna Twitter Ekojhones77, seperti dilihat pada Jumat 20 Agustus 2021.
Menurutnya, ucapan Ngabalin yang menyinggung soal pemimpin kurang gizi itu lebih menghina Presiden Jokowi.
“Bu Mega ini lebih parah loh ngejek pak Jokowi kurang giji, jadi kurus tuh dari dulu cuma ini Ngabalin kurang ajar mosok ngatain kurang gizi. Ini lebih menghina daripada sekedar mural loh,” cuit netizen Ekojhones77 seperti dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.
Dalam video, terlihat Ali Mochtar Ngabalin tengah berdiri menyampaikan orasi kampanye. Ia mengatakan bahwa Indonesia merupakan negera yang luas, sehingga harus dipimpin orang yang sehat dan kuat.
Dikatakan pria yang kini menjabat Tenaga Ahli Utama KSP itu, orang yang kurang gizi tidak boleh menjadi pemimpin Indonesia.
“Catat bilang Ali Mochtar Ngabalin yang bilang, republik ini terlalu luas. Harus dipimpin oleh orang-orang kuat, orang-orang yang sehat. Tidak boleh ada orang yang kurang gizi memimpin republik ini,” seru sosok Ali Ngabalin dalam video itu.
Untuk diketahui, sebelumnya Megawati mengaku sedih bahkan menangis lantaran Presiden Jokowi kerap diejek dan tampak makin kurus lantaran memikirkan rakyat.
Megawati pun menilai bahwa Jokowi sudah bekerja keras namun masih dicaci-maki. Ia tak terima dan merasa sedih mengetahui mantan Gubernur Jakarta itu terus menerus dihujat.
“Saya suka nangis lho. Beliau itu sampai kurus loh, mikir kita, mikir rakyat lho. Masak masih ada yang mengatakan Jokowi kodok lah,” kata Megawati kala itu.
Berita Terkait
-
Megawati Nangis karena Jokowi Disebut Kodok, Rocky Gerung: Itu Istilah Buatan Istana
-
Akui Keluarga Jokowi Sering Dihina, Gibran Tanggapi Santai: Sudah Risiko
-
Megawati Menangis Usai Presiden Jokowi Diejek Kodok, Ini Respon Gibran
-
Jokowi: Tak Ada Toleransi Bagi Penghambat Pengembangan Industri Farmasi Dalam Negeri
-
Megawati Menangis Gegara Presiden Jokowi Dihina, Rocky Gerung Beri Komentar Menohok
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen
-
Riau Kembali Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku hingga 30 November
-
Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla
-
Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir