SuaraRiau.id - Pendiri grup musik Slank, Bimbim Slank baru-baru ini menjadi sorotan lantaran membeberkan hubungannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pria bernama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi mengungkakan tindakan Presiden Jokowi saat musim kampanye beberapa tahun silam.
Bimbim Slank kala itu itu mengaku kaget saat sosok Jokowi secara tiba-tiba mendatangani markas grup musiknya.
Ternyata kedatangan Jokowi saat itu ke markas Slank, yaitu untuk meminta dukungan yang hendak mencalonkan diri untuk maju di pemilihan Gubernur Jakarta pada 2012 lalu.
“Tiba-tiba (Jokowi) dateng ke sini, minta dorong jadi Gubernur,” tuturnya dilansir dari Terkini.id--jaringan Suara.com pada Selasa (29/6/2021).
Mendengar maksud dan tujuan Jokowi mendatanginya, Bimbim Slank pun mengaku jika dirinya tidak langsung menerima permintaan tersebut.
Bahkan ia mengaku dirinya hanya mendorong Jokowi yang maju pada pemilihan Gubernur Jakarta pada 2012 lalu dengan ogah-ogahan.
“Tapi kita masih (mikir). Iya gue suka lu (jokowi) jadi Gubernur, tapi kita gak mau support, kita dorong gak langsunglah gitu. Akhirnya menang, yaudah ada beberapa kali pertemuan, gak banyak juga.” ujar Bimbim.
Setelah melakukan beberapa pertemuan dan terlibat dalam perbincangan yang panjang, rupanya Bimbim merasa jika dirinya mendapatkan sesuatu yang spesial dari sosok Jokowi.
Menurutnya, Jokowi dan dirinya memiliki pemikiran yang sama sehingga hubungan mereka pun bisa dikatakan dekat lantaran memiliki kesamaan frekuensi.
“Jadi bener-bener Jokowi sama kita tuh bukan sahabat sebagai temen, tapi sebagai sahabat sebagai satu pemikiran,” terang Bimbim Slank.
Berita Terkait
-
Istana Buka Suara Jokowi King of Lip Service, Panggil BEM UI?
-
Jokowi Dicap King of Lips Service, Din Syamsuddin: Rektorat UI Jangan Represif
-
Disebut Buzzer Pendukung Jokowi, Ade Armando: Saya Nggak Masalah
-
Disuntik Vaksin di Depan Jokowi, Bimbim Slank: Deg-degan, Tapi Enggak Sakit
-
Bimbim Slank : Integritas Ahok Jelas Supaya Noda Hitam Pertamina Hilang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro