SuaraRiau.id - Dua ekor kambing ditemukan mati oleh warga di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Kambing tersebut mati diduga karena dimangsa harimau.
Penemuan kambing mati itu lantas mengkhawatirkan warga Teluk Lanus. Mereka kemudian mengadu Ketua DPRD Siak, Azmi.
"Iya, warga Teluk Lanus lapor ke saya bahwa hewan buas tersebut telah memangsa hewan ternak warga. Tentu ini sudah mengkawatirkan," kata Azmi kepada Riauonline.id--Jaringan Suara.com, Sabtu (26/6/2021).
Azmi mengatakan, dari laporan warga, harimau sumatera itu memangsa ternak warga dua hari berturut-turut di akhir pekan ini.
"Intinya, kita minta tolong ke BBKSDA Riau menyikapi laporan warga, supaya hal serupa tidak terjadi lagi. Takutnya, karena hewan buas itu sudah masuk kampung, dikawatirkan nantinya korban berikutnya bukan lagi ternak, melainkan warga," ungkap dia.
Diketahui, sebelumnya video penampakan seekor harimau sumatera beredar di media sosial. Harimau itu diketahui muncul di kawasan perkebunan PT Triomas, Kampung Teluk Lanus, Sungai Apit, Siak.
Kepala BBKSDA Riau, Suharyono mengungkapkan bahwa video tersebut telah beredar dari tanggal 5 April 2021, dikirim oleh manajemen perusahaan perkebunan.
“Pengambil video adalah pekerja kebun yang berada di mess pekerja. Dari hasil pengecek di lokasi, diketahui harimau tersebut berjenis kelamin jantan dengan usia remaja,” ucap Suharyono pada Rabu (9/6/2021).
Ia mengungkapkan bahwa dari hasil pengecekan tim di lokasi, diketahui harimau tersebut sedang belajar berburu mangsa.
“Aktivitas harimau remaja ini adalah sedang belajar berburu mangsa. Daerah tersebut masuk kedalam lanskap semenanjung Kampar, dimana merupakan habitat Harimau Sumatera di Provinsi Riau,” jelas dia.
Namun belum diketahui, apakah kemunculan harimau di Teluk Lanus dengan harimau mangsa ternak warga merupakan harimau yang sama.
Berita Terkait
-
KLHK Tangkap Penjual Kulit dan Tulang Harimau Sumatera di Bengkulu
-
Pelaku Perdagangan Ditangkap, Seekor Harimau Sumatera Dibedah dan Dikeringkan
-
Viral Harimau Berburu Mangsa di Area Perkebunan, Begini Kata BBKSDA Riau
-
Hanya Dalam Sepekan, Dua Penjaga Kebun Binatang di China Tewas Diterkam Harimau
-
Pemkab Siak Tak Larang Salat Id di Masjid, tapi Diimbau Gelar di Rumah
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Antrean BBM Bikin Macet, Pengelola SPBU di Pekanbaru Diminta Atur Kendaraan
-
Bongkar Penimbunan Solar, Polda Riau Didesak Ungkap Mafia BBM
-
Viral Aksi Kontroversi di Kafe Pekanbaru, Satpol PP Minta Klarifikasi Pengelola
-
Pameran "Kura-kura" Yohanes, Satu Lukisan Langsung Terjual di Malam Pembukaan
-
BRI Mulai Rangkaian Perayaan HUT ke-131, Adakan Bazar UMKM BRILiaN Klasterku Hidupku