SuaraRiau.id - Video seekor buaya melintas di sebuah perkebunan sawit warga beredar luas di media sosial. Video buaya tersebut diduga terjadi ke Kecamatan Kuala Enok, Indragiri Hilir (Inhil).
Dalam video, buaya berukuran besar mencoba melintas jalan kebun sawit. Video penampakan buaya sengaja direkam warga setempat.
Terkait video viral buaya itu, Kabag Tata Usaha Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Hartono menyebut, pihaknya belum mendapat laporan dari masyarakat.
“Terkait video tersebut kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah di Indragiri Hilir dan Kapolsek Kuala Enok, dan belum ada laporan dari masyarakat di sana, tetapi kami sudah melakukan pengumpulan keterangan,” ujarnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (26/5/2021).
Hartono menambahkan, tim juga sudah melakukan pengecekan di lokasi dan saat ini masih mencari informasi kebenaran munculnya buaya tersebut.
“Viralnya kemunculan buaya di Kuala Enok belum bisa kita pastikan, namun kami tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat apabila nanti menemukan buaya di Kecamatan Kuala Enok,” kata dia.
Berita Terkait
-
Cemburu, Karyawan BUMN Nekat Bunuh Wanita Muda di Kebun Sawit Riau
-
Petik Sayur Kangkung untuk Makanan Babi, Remaja Diterkam Buaya
-
Geger Buaya Ukuran Besar Berenang di Sungai Durian Kapeh Agam
-
Buaya Berukuran Besar Muncul di Sungai Dekat Pemukiman Warga Agam
-
Sempat Heboh, Buaya Muara Sepanjang 3 Meter Mati di Sungai Mentaya
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
Terkini
-
BRInita dan Desa BRILiaN Dapat Penghargaan, Bukti BRI Berperan Strategis dalam Pembangunan
-
5 Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Reputasi Mesin Bagus dan Harga Jual Stabil
-
Riau Jadi Penyumbang Utama Produksi Minyak se-Indonesia
-
Jalan Lintas Padang-Bukittinggi Longsor, Jalur Lembah Anai Tak Bisa Dilewati
-
6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan