SuaraRiau.id - Salah satu gedung pencakar langit di pusat Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, China tiba-tiba berguncang pada Selasa (18/5/2021) siang.
Melansir berita lokal, Rabu (19/5/2021), penyebab guncangan tersebut masih belum diketahui hingga kini. Tak ada penjelasan lebih lanjut bagaimana otoritas setempat mengatasi guncangan di gedung pencakar langit tersebut.
Diketahui, gedung 79 lantai itu tiba-tiba berguncang pada Selasa pukul 13.00 waktu setempat (12.00 WIB) hingga menyebabkan orang-orang di dalamnya berhamburan menyelamatkan diri.
SEG Plaza yang merupakan pusat perbelanjaan itu akhirnya ditutup total pada pukul 14.40.
Saat kejadian tidak ada catatan kegempaan, kecepatan angin 27 meter per mil pun bukan penyebab gedung tersebut bergoyang.
Sampai saat ini penyebab kejadian masih dalam penelitian dan investigasi dari berbagai pihak.
Gedung pencakar langit yang selesai dibangun pada tahun 2000 itu merupakan pusat perbelanjaan barang-barang elektronik dan perkantoran di pusat kota yang mengalami kemajuan pesat di wilayah selatan China yang berbatasan dengan Hong Kong itu.
Sebelumnya, video menampilkan momen gedung terguncang beredar di beberapa media sosial di China. Dalam video itu terlihat ratusan orang panik dan berlarian saat gedung tersebut berguncang dengan sendirinya.
Salah satu teori yang diunggah oleh Lu Jianxin selaku kepala teknisi China Construction Science and Industry Corp, menyebutkan bahwa fenomena langka itu akibat resonansi mekanik yang dipicu oleh gerakan eksternal.
"Jika tidak ada catatan gempa pada saat itu, bisa jadi ada frekuensi yang tidak disengaja, yaitu resonansi," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi
-
Review Drama King of Comedy, Kelucuan Warga Dalam Mempertahankan Desa
-
Harga Batu Bara Anjlok Namun Diprediksi Segera Pecahkan Rekor Tertinggi, Kok Bisa?
-
Impor Baja China Banjiri RI, Industri Lokal Terancam Gulung Tikar
-
Bos Bugatti Imbau Pabrikan Eropa Tidak Meniru Tren Mobil China, Fokus Kualitas
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen
-
Riau Kembali Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku hingga 30 November
-
Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla
-
Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir