SuaraRiau.id - Pada periode 12-18 Mei 2021, harga sawit naik untuk setiap kelompok umur. Kenaikan kelapa sawit terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp 46,62/kilogram dari harga minggu lalu.
Sehingga harga pembelian tandan buah segar (TBS) petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp 2.563,75/Kg.
Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, naiknya harga sawit minggu ini karena harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mencetak rekor kenaikan dalam sepekan.
"Setelah pada awal pekan diprediksi bakal terkoreksi seiring minimnya katalis dan sentimen kasus Covid-19 di India yang semakin memburuk, harga CPO malah berhasil melonjak tinggi sampai perdagangan Jumat lalu," ujar dia.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan Jumat (7/5/2021), harga kontrak pengiriman Juli yang aktif ditransaksikan di Bursa Malaysia Derivatif Exchange melesat 5,03 persen ke RM 4.427/ton. Harga ini merupakan yang tertinggi setidaknya dalam 10 tahun terakhir.
"Adapun dalam sepekan, harga kontrak (futures) CPO berhasil melonjak 14,45 persen dan kembali menembus level psikologis RM 4.000/ton. Setelah langsung 'tancap gas' pada Senin (3/5/2021), harga CPO tercatat satu kali melorot, yakni pada Selasa (4/5/2021) di harga RM 4.042/ton," jelasnya.
Setelah itu, harga minyak nabati ini terus menanjak selama 3 hari beruntun. Kenaikan harga CPO pekan ini didorong oleh sentimen positif, sebut saja, oleh naiknya harga komoditas pertanian lain dan melesatnya harga minyak mentah.
Berita Terkait
-
Bisakah Limbah Sawit Gantikan Plastik Sekali Pakai? Studi Ungkap Hal Ini
-
Tandan Kosong Sawit Bisa Jadi Sumber Energi, Bagaimana BRIN Mengolahnya?
-
Ketika Sawit Meluas, Akankah Hutan Bertahan untuk Generasi Mendatang?
-
Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?
-
Saatnya Aliansi Sawit Melindungi Petani Swadaya, Bukan Cuma Korporasi
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla
-
Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir
-
Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho
-
Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah
-
ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru