SuaraRiau.id - Seekor buaya mendadak viral lantaran masuk ke sebuah minimarket di kawasan di Nakhon Pathom, Thailand.
Reptil dengan panjang diperkirakan 2 meter tersebut menerobos masuk ke minimarket dan memanjat rak untuk mencari makanan.
Masuknya biawak raksasa ke minimarket tersebut bikin histeris staf dan pelanggan minimarket tersebut.
Mereka panik dan bersembunyi di balik meja saat biawak raksasa itu mengamuk saat masuk toko dan menjatuhkan makanan dan minuman yang dipajang di rak ke lantai.
Kejadian masuk biawak tersebut direkam seorang pengunjung toko bernama Narumpa Tangsin. Ia sempat kaget melihat biawak raksasa berada di bagian penjualan minuman.
Ia pun merekam video kejadian langka itu dan membagikannya di media sosial Facebook, sehingga viral dan diberitakan oleh berbagai media di dunia.
"Mereka (biawak) adalah hewan yang berbahaya, terutama saat mereka marah, jadi saya tetap di belakang dan merekamnya di ponsel saya," kata Tangsin dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com.
Biawak itu diyakini sedang kelaparan dan berusaha mencari makanan di luar sarangnya. Cuaca yang kering dengan sedikit hujan, memberanikan biawak keluar untuk mencari makan.
Melansir Daily Mail, seorang staf toko mengungkapkan bahwa reptil itu sudah hampir sejam dalam toko sebelum sebelum polisi dan petugas tiba dan menyeretnya keluar.
Meskipun mengamuk, tidak ada satupun makanan atau minuman yang berhasil diambil sang biawak raksasa itu.
"Biawak tinggal di rak selama satu jam. Tim penyelamat tiba dan mengusirnya. Tapi mereka tidak menangkapnya, (biawak) itu kabur ke semak-semak. Aku belum pernah melihat biawak sebesar itu seumur hidupku, jadi sangat mengejutkan jika ada yang datang ke toko," kata salah satu karyawan toko.
Biawak air (Varanus salvator) hidup di kanal dan kolam di kota-kota besar di Thailand, di mana mereka memakan ikan, ular, katak, dan sisa makanan yang ditinggalkan oleh manusia. Biawak dewasa bisa memiliki panjang melebihi 1,5-2 meter dan beratnya bisa mencapai 19,5 kilogram.
Spesies reptil ini cukup agresif saat terancam dan memiliki gigitan berbisa ringan yang terkadang membawa bakteri berbahaya. Ia punya cakar tajam yang bagus untuk menggali dan memiliki leher panjang untuk menerjang mangsa.
Berita Terkait
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran
-
Minimarket yang Merepotkan: Menemukan Kehangatan di Balik Etalase Kota
-
Membaca Gadis Minimarket: Satire Tajam Tentang Standar Ganda Masyarakat
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jeni Rahmadial Fitri: dari Kontes Kecantikan, Ditahan hingga Gelar Puteri Indonesia Dicabut
-
Yayasan Puteri Indonesia Cabut Gelar Jeni Rahmadial Fitri Imbas Kasus Medis Ilegal
-
Modal Sertifikat Pelatihan, Finalis Putri Indonesia Riau Jadi Dokter Kecantikan Abal-abal
-
Opini: Menakar Keadilan di Balik Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Makan Korban, Tarif Klinik Kecantikan Ilegal Jeni Rahmadial Fitri Capai Rp16 Juta