SuaraRiau.id - Pasca bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021), sebuah paket misterius dalam kardus ditemukan di Jalan Sungai Pareman, Kota Makassar.
Tim Penjinak Bom, Gegana Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) turun tangan terkait kardus yang sempat menggegerkan warga setempat.
Gegana telah mengamankan paket dalam kardus kecil yang telah dilakban dan di atasnya bertuliskan Islam X. Paket tersebut ditemukan dalam kardus kecil dengan dilakban padat.
Namun, setelah tim gegana membuka paket tersebut hanya berisi puluhan bohlam lampu listrik bekas, bukan bom.
"Sudah diamankan di lokasi, barang bukti sudah dibawa ke Markas Gegana Brimob Polda Sulsel," kata Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis dikutip dari Antara, Rabu (31/3/2021).
Selain mengamankan barang bukti tersebut, lokasi juga telah disterilkan, termasuk memasang garis polisi di depan lorong tempat paket itu ditemukan.
Sebelumnya, warga setempat digegerkan dengan adanya paket kardus yang ditaruh di depan gerbang Lorong 1, RT 003, RW 003, Kelurahan Lariangbangi, Kecamatan Makassar, sekitar pukul 08.00 WITA.
Warga yang menemukan kardus mencurigakan tersebut kemudian melaporkan ke pihak berwajib.
Hal itu mengingat peristiwa bom bunuh diri oleh pasangan suami istri (pasutri) di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021), sehingga membuat trauma masyarakat setempat.
"Sudah dibawa tadi polisi paket dos itu. Saya dengar bukan bom tapi bola lampu bekas. Dari tadi pagi itu paket di sana dekatnya gerbang, tidak ditahu siapa yang taruh disitu, " kata Daeng Amir salah satu warga setempat. (Antara)
Berita Terkait
-
Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat
-
Langsung Dimusnahkan Tim Gegana, Tiga Bom Pipa Ditemukan di Lokasi Pascabentrok Adonara
-
Teror Bom Saat MPLS, Gegana Sterilisasi SD di Jagakarsa
-
Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar
-
Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit
-
Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya
-
Jejak Herry Heryawan di Riau, Naik Pangkat saat Karhutla Masih Jadi Sorotan
-
Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi Empat Tahun Penjara
-
BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026