Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Minggu, 07 Maret 2021 | 11:37 WIB
Tangkapan layar dari video kabut asap tebal yang selimuti perjalanan tim pemadam karhutla Siak, Sabtu (6/3/2021). [Ist]

"Kapolres aja sampai malam di lokasi untuk memadamkan api," katanya.

Namun, jelas Syahrizon, saat ini di lokasi hutan dan lahan yang terbakar itu kondisi asap sudah mulai menipis, ditambah lagi saat ini di lokasi karhutla terjadi hujan rintik.

"Pagi ini mulai menipis sudah, ditambah dengan hujan rintik, mudah-mudahn segera bisa diatasi," jelasnya.

Pihaknya terus berupaya agar api segera padam dan membuat langit tetap membiru.

"Semoga hujan juga semakin deras dan api yang membakar hutan dan lahan lekas padam," harap Syahrizon.

Hingga saat ini, belum diketahui seberapa luas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak itu.

Dari pantauan SuaraRiau.id, tim gabungan pemadam kebakaran Siak dikerahkan untuk memadamkan api.

"Kalau luasnya belum tau kami, yang pasti kita upaya pemadaman dahulu," jelas Syahrizon.

Disinggung soal lahan tersebut milik siapa, Syahrizon sampaikan bahwa lokasi tersebut tidak jauh dari perkebunan milik PT TKWL.

"Lokasinya lahan APL, lahan APL itu lahan konflik yang belum digarap, tapi lokasi itu tak jauh dari perkebunan milik PT TKWL," tandas Syahrizon.

Load More