SuaraRiau.id - Petugas gabungan menemukan kayu olahan dalam Hutan Lindung Bukit Betabuh di Kecamatan Hulu Kuantan dan Kuantan Mudik, Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (27/2/2021).
Namun, Tim gabungan terdiri dari Polres Kuansing, TNI dan Polisi Kehutanan (Polhut) Riau itu tidak menemukan para pelaku pembalakan liar (illegal logging).
Dari hasil turun lapangan, tim yang dipimpin Kasat Sabhara Polres Kuansing, AKP Hendra bersama jajaran, TNI dan Polhut ini menduga pelaku pembalakan telah lebih dulu kabur sebelum tim datang.
"Kita hanya menemukan sudah ada akses jalan untuk mobil truk yang dibuka dari wilayah Sumbar dan juga bekas kayu gelondongan yang sudah apkir," kata Kapolres Kuansing melalui Kasat Sabhara Polres, AKP Hendra dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (2/3/2021).
Tim juga menemukan adanya satu kamp yang berada di Bukit Betabuh diduga sebagai tempat istirahat para pelaku pembalakan liar.
Namun tim tidak menemukan alat berat yang bekerja membuka jalan tersebut.
"Jangankan alat, manusia pun tidak ada kita temukan disana," katanya.
Hanya kata mantan Kapolsek Pangean ini, ada ditemukan akses jalan tembus menuju batas Sumbar.
"Kalau ke kita tidak ada jalan tembusnya, yang ada hanya jalan setapak," katanya.
Untuk mengelabui petugas, kuat dugaan kayu-kayu dari Hutan Lindung Bukit Betabuh ini dibawa menuju wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Hal tersebut setelah ditemukannya jejak alat berat dan mobil masuk dari wilayah Sumbar.
Berita Terkait
-
Perahu Baganduang: Saat Anak Muda Menolak Lupa di Arus Modernisasi
-
Komitmen Plt Gubri SF Hariyanto: 30 Blok Tambang Rakyat Kuansing Dilegalkan, Swasta Dilarang Masuk
-
Mensesneg: 24 Perusahaan Pemegang HPH dan HTI Diaudit Kementerian Kehutanan
-
Berkat Laporan Warga, Polisi Sita 8 Ton Kayu Ilegal di Kepulauan Meranti
-
Bareskrim Temukan Alat Berat dan Lahan Ilegal: Kasus Pembalakan Liar di Sumut Naik Penyidikan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro