SuaraRiau.id - Finalis Bintang Suara bernama M Ichtiar Pryadi mencuri perhatian para pada penampilannya, Kamis (18/2/2021). Mahasiswa asal Dompu itu, sudah bisa memukau para juri.
Remaja yang kerap disapa Iyar tersebut, dalam penampilan virtualnya di grup 3 Bintang Suara, membawakan dua buah lagu.nDi antaranya lagu Kulepas dengan Ikhlas dan Bumi Semakin Panas.
Karakter pria berusia 19 tahu itu kalem terasa pas dengan lagu yang ia bawakan.
"Kalau dari suara, kamu tuh bulet banget. Cocok untuk jadi penyanyi dangdut dengan karakter ballad yang slow," komentar Acong, juri dari pihak label ProAktif, di kantor Suara.com, Kamis (18/2/2021).
Kendati demikian, Acong menyarankan agar Iyar lebih berani berimprovisasi dengan karakternya. Hal itu semata agar bisa lebih mendapat penghayatan.
"Buat peserta yang selanjutnya juga jangan pakem dengan lagu gitu bawanya kaya gitu. Lebih seru lagi kalau diimprovisasi sesuai karakter," ujar dia.
Sepakat soal karakter vokal Iyar, juri lainnya dari Suara.com pun sepakat soal anugerah Tuhan pada suara Iyar. Bahkan, ia menyebut karakter vokal Iyar mirip dengan pedangdut senior Muchsin Alatas.
"Cengkok dangdut kamu tuh jarang, kayak Muchsin Alatas, Hamdan ATT, pokoknya penyanyi dangdut laki-laki yang bakat suara kaya kamu udah jarang. Jadi saya suka banget sama karakter suara kamu jadi kekurangannya tinggal diperbaiki aja," ujar juri Ferry Noviandi.
Restu, juri lainnya memberikan masukan agar Iyar lebih banya belajar teknik vokal. Sebab dia menilai Iyar masih tampak kesulitan mengontrol emosinya di pembawaan lagu.
"Aku denger beberapa kamu nyanyi tadi kayak dikejar-kejar, temponya tiba-tiba ngebeat. Padahal santai aja, sama kalau nyanyi emosinya dikontrol, yang kita dengar malah fals bukan klimaks," ujar Restu.
Sementara dari segi penampilan, Iyar mendapat kritik dari juri Ririn Indriani. Sebab, pakaiannya dinilai tak seperti sedang berkompetisi karena hanya memakai kemeja polo.
"Dari penampilan masukan saya berpenampilan nggak harus dengan pakaian mahal tapi dengan pilihan baju yang pas. Misal kemeja atau jas atau rompi yang bisa dipadanin dengan kemeja. Secara penampilan lebih dipersiapkan lagi," ujar Ririn.
M Ichtiar Pryadi merupakan satu dari 9 finalis dari Grup 3 bintang Suara. Ini adalah grup terakhir yang jalani penyisihan.
Dari Grup 1, 2, dan 3 yang jumlah finalisnya 30 orang, nantinya akan diseleksi lagi menjadi 6 besar.
Sebanyak enam peserta terbaik itu kemudian disusutkan lagi jadi 3 besar yang akan berkompetisi di Jakarta.
Berita Terkait
-
Suasana Haru Pemakaman Hamdan ATT
-
Royalti Lagu Jadi Perjuangan Terakhir Keluarga Hamdan ATT, Putranya Ikut AKSI Demi Hak Cipta
-
Detik-Detik Hamdan ATT Meninggal Dunia, Anak Tuntun Sang Maestro Baca Kalimat Tauhid
-
Kenangan Anak Soal Sosok Hamdan ATT yang Menyentuh Hati: Ayah Cuek Tapi Perhatian
-
Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Hamdan ATT
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Jelang Persebaya vs PSS Sleman, Bonek Punya Misi Kemanusiaan untuk Korban Karhutla
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Atasi Kendala Penyeberangan Sungai, BRI Resmikan Jembatan Gantung di Cianjur
-
Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen
-
Riau Kembali Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku hingga 30 November
-
Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla