SuaraRiau.id - Tim Gegana Brimob Polda Riau akhirnya menjinakkan dan memusnahkan granat nanas aktif yang ditemukan pekerja pencari pasir dan batu di Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (20/1/2021).
Langkah ini diambil demi keselamatan warga.
Sebelumnya, polisi mendapat informasi adanya temuan granat nanas aktif di Kecamatan Kunto Darussam, Kabupaten Rokan Hulu, Tim Gegana berangkat menuju lokasi penemuan dan melakukan upaya evakuasi.
Setelah diperiksa oleh Tim Brimob, ternyata granat masih aktif dan kondisinya sudah cukup tua dan berkarat.
Granat tersebut sempat dicuci oleh pekerja material, tanpa mengetahui akibat yang ditimbulkan jika granat tersebut meledak.
Menghindari adanya korban akibat ledakan yang ditimbulkan, Tim Gegana memindahkan granat tersebut ke lokasi yang aman dan jauh dari masyarakat untuk dimusnahkan.
Kapolda Riau, Irjen Agung Setia Imam Effendi, mengatakan, granat tersebut langsung dimusnahkan di lokasi.
“Iya granat tersebut langsung dimusnahkan di lokasi,” ucap Kapolda Riau dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com
Diberitakan sebelumnya, pekerja material pasir batu (sirtu), yang berada di Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, temukan bahan peledak granat nanas, dari dalam lumpur.
Granat nanas itu ditemukan oleh pekerja di PT IPB pada hari Selasa 19 Januari 2021, sekitar pukul 17.00 WIB. Ketika pekerja itu sedang berada di bagian penyaringan sirtu dan lumpur.
Pekerja tersebut melihat segumpal tanah, yang bentuknya mencurigakan. Ia kemudian mengambil gumpan tanah tersebut kemudian pecah, dan terlihat ada besi berbentuk bulat, menuerupai granat.
Berita Terkait
-
Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif
-
Langsung Dimusnahkan Tim Gegana, Tiga Bom Pipa Ditemukan di Lokasi Pascabentrok Adonara
-
Teror Bom Saat MPLS, Gegana Sterilisasi SD di Jagakarsa
-
Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar
-
Bukan Granat Aktif! Benda di Drone Teror Advokat Depok Hanya Replika
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai
-
Antrean Solar Mengular, Polisi Temukan Gudang Penimbunan BBM di Pekanbaru
-
Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing