SuaraRiau.id - Bahar yang tertembak bersama 4 orang lainnya termasuk Haji Permata dimakamkan di TPU Desa Sungai Bela, Indragiri Hilir, Rabu (20/1/2021).
Pengusaha speed boat asal Indragiri Hulu (Inhu) tersebut meninggal dunia setelah karena ditembak Bea Cukai Kepulauan Riau pada Jumat (15/1/2021).
Melansir Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Bahar tewas dengan luka tembak di kepala. Berdasarkan informasi yang diterima, Bahar dimakamkan sekitar pukul 14.45 WIB.
Bahar sempat dibawa ke RSUD Daud Arief Kuala Tungkal karena luka di kepala. Tidak lama dirawat Bahar kemudian dirujuk ke RS Erni Medika untuk pengobatan lebih intensif.
Sempat beberapa hari dirawat dan malam ini Bahar menghembuskan nafas terakhirnya.
Berdasarkan informasi yang diterima. Bahar adalah pengusaha speed boat dan tidak memiliki hubungan bisnis dengan Haji Permata.
Bahar diduga menjadi korban karena berada di kapal yang sama dengan Haji Permata yang saat itu dihadang Bea dan Cukai karena membawa rokok selundupan.
Sebelumnya dikabarkan, Seorang pria bernama Bahar dilaporkan tewas usai insiden penindakan tegas petugas Bea Cukai kepada kelompok Haji Permata, Jumat (15/1/2021) lalu di perairan Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil).
Pria tersebut merupakan anggota Haji Permata tersebut sempat kritis selama 4 hari, akibat luka tembak di bagian kepala.
Berita Terkait
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang
-
KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo
-
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan