Eko Faizin
Ilustrasi: Kelompok FPI. (dok: Koalisi Pemantau Peradilan Kebebasan Beragama Berkeyakinan)

SuaraRiau.id - Pembubaran dan pelarangan aktivitas Front Pembela Islam (FPI) di Indonesia ditanggapi pro kontra berbagai kalangan. Ketika semua orang bersuka cita dan gembira mendengar keputusan pemerintah itu, tidak demikian dengan Ketua RT Padang Bulan.

Sebagai Ketua RT 003 RW 006, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru M Afrizal menilai FPI tidak seperti yang dipikirkan banyak orang.

"Saya pribadi menilai FPI sangat dekat dengan warga, suka membantu dan suka mengadakan bakti sosial," ucap M Afrizal kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (31/12/2021).

Ketua RT 003 RW 006, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru M Afrizal. [Foto: Riauonline]

Ketua RT Afrizal juga mengaku kenal dekat dengan mantan Ketua FPI Pekanbaru, M Al Husni Thamrin.

"Husni Thamrin itu orangnya baik, saya kenal betul dengannya, suka membantu dan ramah," tambahnya.

Pengakuan Ketua RT 003 ini, markas FPI yang berada di Jalan Melur Kecamatan Sukajadi Pekanbaru, sepi dan tak ada aktivitas.

Di markas FPI terbit biasanya terpasang spanduk dan baliho FPI, tapi sekarang sudah tidak ditemukan lagi, serta pagar dan rumah yang menjadi markas mereka sudah digembok dan dirantai.

"Sejak Ketua FPI Pekanbaru ditahan, kegiatan di kantor ini sudah tidak ada, paling hanya satu atau dua orang yang berjaga," terang Afrizal.

Komentar