SuaraRiau.id - Beredar di media sosial, sebuah video yang menunjukkan seorang gadis menangis akibat dirundung oleh sekelompok gadis lain.
Tak hanya secara verbal, salah satu dari geng gadis tersebut juga melakukan kekerasan fisik kepada korban. Kontan, aksi mereka mengundang reaksi keras dari publik.
Hal ini diketahui dari akun Instagram @cetul22 yang membagikan detik-detik tindak kekerasan oleh sekelompok gadis pada Rabu (30/12/2020).
Dalam unggahan tersebut, nampak si gadis terduduk di pekarangan sebuah rumah, ia dikelilingi oleh sejumlah gadis lain.
Gadis tersebut menangis dan mengusap-usap kepalanya. salah satu pelaku yang memakai baju merah, terlihat mendekat dan membisikan sesuatu sambil menarik rambut korban.
Sejurus kemudian, satu pelaku lain mendekat dan menjambak rambut korban dengan kencang. Ia sampai terjungkal.
"Pusing," kata korban sambil menangis. Samar-samar terdengar cemoohan sejumlah orang dari balik kamera. Mereka menggunakan aksen ngapak.
Kendati tangisnya makin kencang, sekelompok gadis ini masih saja mengerubungi korban dan melakukan intimidasi.
Berdasarkan informasi yang disematkan @cetul22, aksi perundungan ini terjadi di Cilacap, Jawa Tengah.
Baca Juga: Pentingnya Memahami Cyber Ethics dalam Media Sosial
Hingga tulisan ini disusun, belum diketahui secara pasti kronologi kejadian, pun demikian degan lokasi pasti perundungan.
Video aksi perundungan yang dilakukan oleh sejumlah gadis ini langsung mengundang beragam reaksi warganet.
"Awas aja abis gituin anak orang cuma minta maaf," kata @yol****
"Masih ada aja ya kasih bullying," timpal @can****
"Harga materai naikin dah. Biar enggak gampang minta maaf doang," celetuk warganet.
"Ada-ada aja orang cari popularitas," imbuh @yud****
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Dalang Pembunuhan Gajah di Pelalawan Dibekuk, Ternyata Buron Kelas Kakap
-
Sindikat Pembunuh Gajah di Riau: Gading Dikirim ke Jawa, Disulap Jadi Pipa Rokok
-
Sosialisasi Pembebasan Lahan Pembangunan Flyover Garuda Sakti Pekanbaru Dimulai
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Selasa 3 Maret 2026
-
Harga Sawit Riau Melonjak, Kenaikan Tertinggi pada TBS Umur 9 Tahun