SuaraRiau.id - Keterlibatan Ustaz Abdul Somad (UAS) mendukung pasangan calon (paslon) kepala daerah di Pilkada serentak menjadi sorotan berbagai kalangan. Bahkan terkait itu, UAS sempat trending topic Twitter pada Kamis (10/12/2020) dengan tagar #Somad.
Para warganet pun ada yang meledek UAS perihal kalahnya paslon yang didukung di Pilkada Medan berdasarkan hitung cepat.
Seperti diketahui, UAS memberikan dukungan kepada paslon nomor satu, yaitu Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, yang berkompetisi dengan menantu Jokowi, paslon nomor dua, yaitu M Bobby A Nasution-Aulia Rachman.
Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, mencoba menelusuri, paslon kepala daerah mana saja yang didukung UAS akan berpeluang memenangkan Pilkada Serentak 2020, ternyata dukungan UAS untuk di Kota Dumai berpeluang menang dalam Pilkada 2020 ini.
Pasangan yang didukung UAS di Pilkada Kota Dumai ternyata unggul berdasarkan hasil real count sementara dari situs pilkada2020.kpu.go.id, pada Jumat, 11 Desember 2020, hingga pukul 09:48:01 WIB, Progress : 208 dari 669 TPS (31,09 persen).
Sebelumnya, UAS menyatakan dukungannya kepada paslon nomor urut tiga yaitu Paisal-Amris.
''Dari 9 (calon) bupati/wali kota (yang maju di Pilkada) cuma tiga yang saya dukung, yang lain tidak. Salah satunya Dumai ini (pasangan Paisal-Amris). Dialah yang pertama membawa saya ke Dumai. Tanggal 9, coblos nomor 3,'' kata UAS.
Dukungan UAS ini memberikan perolehan suara paslon nomor urut tiga Paisal-Amris mendulang 40,2 persen suara, menempatkan kedua paslon unggul dari tiga paslon lainnya.
Di urutan kedua, ada paslon nomor urut dua yaitu Eko Suharjo-Syarifah dengan perolehan suara 32,5 persen. Diikuti posisi ketiga ada Paslon nomor urut empat yaitu H Edi Sepen - H Zainal Abidin dengan perolehan 15,9 persen suara.
Dan di posisi terakhir ada Paslon nomor urut satu Hendri Sandra-Muhammad Rizal Akbar dengan perolehan 11,3 persen suara.
Dukungan UAS kepada paslon nomor urut tiga yaitu Paisal-Amris masih membuktikan kepada para netizen yang sempat meledek akibat kekalahan dukungan UAS di Pilkada Medan.
Berita Terkait
-
Golkar Usul Pilkada Tanpa Wakil, Kepala Daerah Bisa Tunjuk 2-3 Birokrat Senior
-
Golkar Tampung Opsi Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah 'Pecah Kongsi'
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
-
Sering 'Pecah Kongsi', Haruskah Jabatan Wakil Kepala Daerah Dihapus? Ini Kata Pakar UGM
-
Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing
-
Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau
-
SPPG di Kampar Kena Suspend Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG
-
BRI Group Tegaskan Komitmen Transformasi dan Inklusi Lewat Enam Penghargaan