SuaraRiau.id - Polsek Limapuluh Pekanbaru mengamankan 4 pelaku bandar narkoba di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh pada Minggu 29 November 2020 dini hari.
Kapolsek Limapuluh Kompol Sanny Handityo mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti 105 butir ektasi, dari empat tersangka tersebut.
Para tersangka adalah AL alias Ade 23 tahun, MP alias Amat 26 tahun, ES alias Eka 35 tahun dan satu orang perempuan inisial EN alias Susan 45 tahun.
"Penangkapan tersebut dilakukan Tim Opsnal Polsek Limapuluh yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Lukman di Jalan Sultan Syarif Kasim atau tepatnya di Parkiran Paragon Pub dan KTV," ujar Kapolsek dilansir dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (1/12/2020).
Kapolsek menambahkan bahwa, penangkapan dilakukan berawal dari informasi masyarakat, bahwa akan ada transaksi narkoba di daerah itu.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan dua tersangka AL alias Ade dan MP alias Amat serta mendapati satu plastik bening berisikan 2 butir pil ekstasi merk Instagram warna pink dari dalam kantong celana tersangka Ade.
Ketika dilakukan penggeledahan, papar Kapolsek, ditemukan satu plastik bening berisikan serbuk ekstasi warna orange, dan lebih kurang dari satu meter dari tersangka ditemukan sebuah dompet gambar Hello Kitty warna biru merah yang berisikan sebungkus plastik bening berisikan 9 butir pil ekstasi merek Hulk warna hijau.
Kemudian tim juga menemukan sebungkus plastik bening berisikan 29 butir pil ekstasi merek Instagram warna pink, sebungkus plastik bening berisikan 25 butir pil ekstasi merek Instagram warna pink, sebungkus plastik bening berisikan 15 butir pil ekstasi merek WB warna orange jumlah total 105 butir pil ekstasi.
"Keempat pelaku beserta barang bukti 105 butir pil ekstasi disita untuk diamankan dan di bawa ke Polsek Limapuluh, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.
Tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Lima Puluh, untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.
Petugas melakukan cek urine terhadap tiga orang tersangka laki-laki inisial AL alias Ade, MP alias Amat dan ES alias Eka negatif mengandung Amphetamin, sedangkan Susan positif mengkonsumsi Amphetamin.
Berita Terkait
-
Warga Natuna Diduga Jadi Tentara Bayaran, Lapangan Kerja di Perbatasan jadi Sorotan
-
Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?
-
Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat
-
Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang
-
Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit
-
Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya
-
Jejak Herry Heryawan di Riau, Naik Pangkat saat Karhutla Masih Jadi Sorotan
-
Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi Empat Tahun Penjara
-
BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026