Prof Dark menjelaskan fakta bahwa gereja itu bahkan lebih besar dari Gereja Kabar Sukacita di dekatnya menunjukkan potensi signifikansi rumah gua itu.
Gereja Kabar Sukacita adalah tempat dikatakan Malaikat Jibril mengunjungi Maria dengan membawa kabar bahwa dia akan melahirkan seorang Putra Allah.
Meskipun dia mengakui tidak ada bukti konkret bahwa rumah itu adalah tempat tinggal Yesus, dia mengatakan tidak pernah ada bukti kuat untuk situs arkeologi mana pun yang secara kategoris membuat klaim tersebut.
"Di sisi lain, semua alasan untuk meragukan klaim tersebut kemungkinan telah hilang - ini hal yang menarik," katanya.
Dia mengklaim tidak ada alasan sama sekali mengapa lokasi rumah Yesus tidak dapat diturunkan dari abad ke-1 hingga ke-4.
Prof Dark mengatakan kepada : "Ini menunjukkan bahwa menampilkan rumah dengan cara ini adalah sesuatu yang sangat tidak biasa dan signifikan.
"Ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana para pembangun gereja tahu bahwa ini adalah rumah abad pertama kecuali beberapa tradisi tentang mereka tetap ada?
"Tak satu pun dari ini, tentu saja, membuktikan bahwa rumah abad pertama adalah tempat Yesus dibesarkan, tetapi itu sangat memperkuat kasus ini sejak pertama kali dilaporkan pada tahun 2015."
Baca Juga: Berusia 2.000 Tahun, Stempel Bergambar Dewa Apollo Ditemukan di Israel
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang dan Ekosistem Digital untuk Layanan Lebaran
-
Heboh Video Bentrokan di Lahan Sawit Rokan Hulu, Sejumlah Orang Luka-luka
-
Ajukan Kredit Mobil Tanpa Ribet, BRI KKB Bisa Diakses Digital Melalui BRImo
-
Bank Rakyat Indonesia Ajak Nasabah Tangkap Peluang Bisnis Lewat BRI Imlek Prosperity 2026
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Jumat 13 Maret 2026