SuaraRiau.id - Masyarakat Riau yang sudah berkeluarga disarankan agar dapat menunda kehamilan di saat pandemi Covid-19 saat ini.
Hal itu dikatakan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia. Menurutnya, sangat rentan ibu hamil terpapar virus Covid-19, apalagi dengan kondisi fisik saat hamil yang lemah.
"Kita tetap melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah melalui kader-kader kita, serta dengan mobil penerangan, selalu setiap harinya," kata Mardalena kepada Riauonline.co.id (jaringan Suara.com) di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru.
Ia mengatakan alasan penundaan itu lantaran jika ibu hamil yang fisiknya lemah rentan terpapar Covid-19.
"Karena si ibu kalau hamil tadi rentan dengan kondisi fisik yang juga lemah. Apalagi Kalau kondisi fisik lemah kan mudah terpapar virus Covid-19," lanjutnya.
Pihaknya bersama tim tetap melakukan sosialisasi dan pelayanan langsung ke rumah-rumah. Selain itu juga kerja sama dengan mitra, dan juga faskes-faskes yang selalu ada setiap harinya.
Berita Terkait
-
Soal Antrean BBM di Riau, Anggota DPR Desak Ada Solusi Konkret
-
Apakah Bedak Marcks Aman untuk Kulit Remaja dan Ibu Hamil? Ini Penjelasannya
-
Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu Akibat Kabut Asap, 12 Pesawat Delay
-
Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru
-
BRI Dukung Ekonomi Pelangiran Melalui Layanan BRILink Door-to-Door
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- 7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Manajemen Kafe di Pekanbaru Diperiksa Buntut Viral Dugaan Penyimpangan Pengunjung
-
Mengkhawatirkan, Hampir 36 Ribu Warga Riau Terjangkit ISPA Imbas Kabut Asap
-
Antrean BBM Bikin Macet, Pengelola SPBU di Pekanbaru Diminta Atur Kendaraan
-
Bongkar Penimbunan Solar, Polda Riau Didesak Ungkap Mafia BBM
-
Viral Aksi Kontroversi di Kafe Pekanbaru, Satpol PP Minta Klarifikasi Pengelola