SuaraRiau.id - Pemkot Pekanbaru membutuhkan tambahan kolam retensi berupa waduk penampung air untuk mengatasi permasalahan banjir di Ibu Kota Provinsi Riau. Banjir kerap terjadi jika curah hujan tinggi.
"Kolam retensi yang ada di Kota Pekanbaru masih belum mencukupi. Untuk itu masih dibutuhkan beberapa kolam retensi lagi pada wilayah rawan banjir untuk menampung air dari curah hujan," kata Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution di Pekanbaru, Kamis (12/11/2020).
Indra menjelaskan, rencana penambahan kebutuhan kolam retensii itu sudah dimasukkan ke dalam rencana induk pengendalian banjir yang kini dipercepat penyelesaiannya.
Ia mengatakan, keberadaan kolam retensi itu sangat dibutuhkan yang berfungsi sebagai tempat menghimpun air pada suatu kawasan.
"Jadi, saat hujan air tidak langsung turun ke kawasan permukiman masyarakat, khususnya di dataran rendah. Kalau ada kolam retensi maka air akan masuk ke kolam itu sebagai tempat penampungan dan minimal sehari mengendap baru keluar sedikit-sedikit," katanya.
Ia menyebut realisasi penyelesaian pembuatan rencana induk pengendalian banjir ini sudah mencapai 60 persen.
Rencana induk pengendalian banjir ini merupakan acuan dari Dinas PUPR Pekanbaru dalam mengatasi permasalahan banjir di daerah ini.
Di samping itu penyiapan masterplan pengendalian banjir juga memuat data jumlah drainase, anak sungai, dan peta wilayah banjir sedangkan rencana induk ini ditargetkan rampung hingga akhir tahun 2020, demikian Indra Pomi Nasution. (Antara)
Baca Juga: Pakar Epidemiologi Unhas Ingatkan Ancaman DBD Di Tengah Pandemi
Berita Terkait
-
Masuk Musim Hujan, Warga Karawang Diminta Waspada Banjir
-
Pakar Epidemiologi Unhas Ingatkan Ancaman DBD Di Tengah Pandemi
-
Musim Hujan di Tengah Pandemi, Pakar Epidemiologi Ingatkan Ancaman DBD
-
Tips Merawat Tanaman Hias di Musim Hujan Agar Tetap Sehat dan Segar
-
Banjir dan Longsor, 5 Kecamatan di Trenggalek Berstatus Darurat Bencana
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik