SuaraRiau.id - Jelang deklarasi Partai Masyumi Reborn skala nasional 7 November mendatang, partai tersebut berharap politisi kawakan Fahri Hamzah ikut bergabung.
Inisiator Masyumi Reborn Provinsi Riau, Muhammad Navis, mengatakan pihaknya berharap cendekiawan muslim seperti Fahri Hamzah ikut bersama Masyumi.
"Jadi disamping mempersiapkan deklarasi, kita meminta Pak Fahri Hamzah ikut bergabung. Masyumi ini rumah besar bersama umat Islam, mari kita ramaikan," urainya, Selasa (3/11/2020).
Sebut Navis, sebagai partai bercorak Islam, Masyumi punya sejarah mumpuni dalam mengemas politik umat Islam.
Partai yang sempat dipimpin Muhammad Natsir itu juga menunjukan kelasnya pada masa silam sebagai rumah aspirasi umat Islam dari beragam aliran.
Fahri Hamzah, seperti diketahui merupakan pentolan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kini menyibukan diri membesarkan Partai Gelora. Dalam karir politiknya, Fahri dikenal sebagai sosok kritis dari partai berlatar Islam.
Meski begitu melalui Partai Gelora, Fahri bersama koleganya Anis Matta dan Mahfud Siddiq, mencoba menampilkan sosok partai terbuka. Kontras dengan haluan bekas partainya, PKS.
Disisi lain, Masyumi Reborn menurut Navis merupakan partai berbasis kader, haluan yang menyerupai PKS, namun berbeda dengan Partai Gelora.
Navis mengatakan kader atau akar rumput Masyumi, dapat ditelisik dari pertautan dengan generasi Masyumi sebelumnya.
"Nah Masyumi ini kan partai lama, yang pendukungnya adalah ormas-ormas Islam seperti Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, Tarbiyah, dan yang lainya. Jadi kita menghimbau kembali lah ke rumah," tukasnya.
Selain berharap pada partisipasi Fahri Hamzah dan rekan-rekannya, Masyumi Reborn juga menaruh harap pada Partai Umat dan Amien Rais untuk ikut bergabung.
Kontributor : Satria Kurnia
Tag
Berita Terkait
-
Belasan Polisi Polda Riau Dipecat Tak Hormat karena Pelanggaran Berat, Nama-namanya Dirilis ke Media
-
Sidak ke Kepulauan Riau, Mentan Amran Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal: Ini Harus Diusut Tuntas
-
Komitmen Plt Gubri SF Hariyanto: 30 Blok Tambang Rakyat Kuansing Dilegalkan, Swasta Dilarang Masuk
-
Orasi di Hadapan 1.000 Siswa, Kapolda Riau: Generasi Muda Adalah Kunci Menjaga Alam dan Masa Depan
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Perkuat Segmen Konsumer, BRI Hadirkan Consumer Expo dengan Hadiah Ratusan Juta Rupiah
-
Pemkab Siak Hitung Lagi Anggaran Beasiswa PKH, Cerita Mahasiswa Bikin Sedih
-
BPS Klaim Produksi Padi di Riau Meningkat Sepanjang 2025
-
5 Mobil Kecil Bekas Kabin Lapang untuk Keluarga Baru, Biaya Operasional Ringan
-
7 City Car Bekas buat Mahasiswa, Keren dan Efisien untuk Jangka Panjang