SuaraRiau.id - Riau kembali berduka, seorang perawat yang bertugas menangani pasien Covid-19 di Riau gugur dalam tugasnya, Rabu (7/10/2020).
"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke Rahmatullah, semoga almarhumah mendapatkan tempat yang terbaik sebagai pejuang Covid-19 di sisi Allah SWT...Aamiin," begitu tertulis di flayer sebagai ucapan belasungkawa kepada almarhumah Sisca Febrianti, perawat Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina Pekanbaru.
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi menyampaikan kabar duka terhadap satu perawat yang bertugas menangani pasien Covid-19 di Riau meninggal hari ini, Rabu (7/10/2020), sekitar pukul 08.05 WIB, di RSI Ibnu Sina.
"Sisca Febrianti adalah perawat yang menangani pasien Covid di Ruang Isolasi Covid RS Ibnu Sina sejak bulan April," kata dr Indra Yovi melalui pesan singkat WhatsApp yang dilansir Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), Rabu (7/10/2020).
Ia menceritakan, Sisca Febrianti adalah perawat yang berdedikasi tinggi, tidak pernah mengeluh selama 6 bulan bertugas dan tidak pernah minta pindah area kerja.
"Beliau anak yatim yang juga menafkahi dua orang adik-adiknya. Beliau terpapar Covid sejak delapan hari yang lalu. Dipindahkan ke ICU sejak enam hari yang lalu dan memakai ventilator," ujar dr Indra Yovi.
Sisca merupakan perawat pertama di Pekanbaru yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Sisca akan selalu dikenang, meninggal di usia muda yaitu 31 tahun.
"Kami ikhlas dan tetap bersemangat. Beliaulah tenaga kesehatan pertama yang meninggal setelah berjuang menangani Covid langsung dan terpapar langsung," ungkapnya
Menurutnya, mewakali rekan-rekan pejuang tenaga medis, dan tim pejuang Covid-19 sangat terpukul atas kabar duka ini.
"Kami semua tenaga kesehatan yang maju langsung menangani Covid di ruangan Isolasi Covid sangat terpukul dan sedih atas musibah hari ini."
Pihaknya, akan tetap terus melayani semua pasien Covid-19, tidak akan mundur hanya gara-gara, ada isu yang tidak penting.
"Kami tidak akan mengecewakan beliau, kami akan terus berjuang. Terima kasih untuk semua yang sudah mendoakan Sisca, dan mendoakan perjuangan kami," pungkasnya.
Jenazah almarhumah Sisca dilepas dari RSI Ibnu Sina, sekitar pukul 10.00 WIB. Dihadiri oleh tenaga kesehatan, rekan sejawat, perwakilan organisasi profesi. Selanjutnya, untuk jenazah almarhum dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Tengku Mahmud Palas, Pekanbaru.
Data Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Pekanbaru mencatat, ada 60 lebih perawat di Pekanbaru terkonfirmasi Covid-19. Sebagian besar yang tertular tidak menunjukkan gejala.
Berita Terkait
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
-
Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Jeongyeon TWICE Debut Akting di Film New Recruit sebagai Perwira Perawat
-
Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa
-
PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu
-
Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut
-
Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto
-
Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden