SuaraRiau.id - Zizi, begitu sapaan akrabnya. Bocah perempuan bernama lengkap Dzakira Azizy Naqiya ini punya anugerah yang jarang dimiliki anak lain.
Zizi mempunyai mata nan cantik yang berwarna biru.
Bocah asal Pekanbaru ini kini berusia 6 tahun yang terlahir dari ayah dan ibu asli Indonesia.
Seperti yang diketahui, kebanyakan mata masyarakat Indonesia umumnya memiliki warna hitam atau coklat.
Saat didatangi Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), Zizi terlihat memeluk sang Ayah, Zulbahri (47) dan Ibunya, Ermi Julita (43).
Memiliki warna bola mata yang berbeda dengan teman lainnya, tidak membuat Zizi canggung saat bermain dengan sebaya di lingkungan rumahnya.
Teman-temannya pun tidak mempermasalahkan warna bola mata biru yang dimiliki Zizi.
Mata biru Zizi terlihat aneh bagi sebagian orang, ada yang mengira Zizi dari keturunan Eropa dan ada juga yang mengira karena faktor genetik kedua orangtuanya.
Nyatanya, mata biru yang dimiliki Zizi adalah faktor keturunan keluarga.
Sang kakek, yang merupakan orang tua ayahnya, juga memiliki mata bewarna biru, karena itulah turun temurun sampai ke Zizi.
Saat ini, Zizi sudah menempuh dunia pendidikan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 147 jalan Garuda Sakti/Anggrek No. 14 Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.
Namun, karena pandemi Covid-19, Zizi harus belajar di rumah didampingi kedua orangtua tercinta.
Ayah Zizi, Zulbahri (47) dulunya bekerja di reparasi jam di Jalan Nangka, Pekanbaru, namun karena alasan tertentu Zulbahri sekarang bekerja menjadi pengantar air galon mineral di dekat rumahnya.
Sedangkan Ibunya, Ermi Julita (43) sebagai ibu rumah tangga sembari menerima jahitan baju yang ada..
Zizi tinggal bersama kedua orangtuanya di Perumahan Asta Gardenia Blok K No.2 RT. 08/ RW. 016 Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.
Berita Terkait
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis
-
SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks