SuaraRiau.id - Dua hari yang lalu, Minggu (27/9/2020), tersebar di media sosial tentang anak yang diduga dibuang orangtuanya di Kecamatan Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Anak laki-laki tersebut dibuang disertai dengan selembar surat. Pada foto itu, bocah tersebut tampak mengenakan jaket warna merah. Di wajahnya sebelah kiri terdapat luka yang diduga akibat dianiaya orangtuanya.
Polsek Pangkalan Kuras kemudian menindaklanjuti dan berhasil mengungkap kasus penganiayaan di wilayah hukumnya.
Diceritakan anak tersebut jadi bulan-bulanan ayah kandung korban.
"Saat ini pelaku sudah menyerahkan diri diantar istrinya ke Mapolsek Pangkalan Kuras," ungkap Kapolsek Sorek Kompol Ahmad, melalui Kanit Reskrim, Ipda Esapati Daulay seperti yang ditulis Riauonline.co.id (jaringan Suara.com).
Hari ini, Selasa 29 September 2020 Polsek Pangkalan Kuras akan melakukan konferensi pers, sekaligus menghadirkan pihak terkait seperti Dinas Sosial (Dinsos), Ikatan Keluarga Nias (IKN), dan lainnya, guna mencari langkah terbaik untuk penyelesaikan soal pengaiayaan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, seorang anak di bawah umur diketahui jadi korban kekerasan oleh orang terdekat korban.
Dari tubuh korban terdapat luka bekas kekerasan di bagian kuku tangan dan bagian kepala korban.
Berita Terkait
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Ayah Nizam Bocah yang Disiksa Ibu Tiri Diduga Terlibat: Dia Tahu, Tapi Membiarkan
-
Kasus Anak di Sukabumi Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Ibu Kandung Depresi karena Diteror
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis
-
SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks