Eko Faizin
Rabu, 09 September 2020 | 15:05 WIB
Kebun gerilya. (@ketemufaisal/Instagram)

SuaraRiau.id - Berkebun memanfaatkan lahan pekarangan di rumah, akhir-akhir ini dilakukan kalangan masyarakat. Termasuk masyarakat yang tinggal di perkotaan.

Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, selain untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Manfaatnya juga bisa memenuhi sumber makanannya sendiri.

Muhammad Faisal lewat akun Instagram-nya @ketemufaisal kini lebih sering mengunggah tanaman di kebun rumahnya.

Penulis buku Generasi Kembali ke Akar ini mengaku memulai berkebun di lahan rumah sejak April 2020 lalu.

Ia berkebun mulai dari nol, cara bercocok tanam di lahan halaman rumahnya di kawasan Kebayoran Jakarta Selatan.

Dijelaskanya, ia berkebun bukan karena hobi atau sekedar mengikuti tren melainkan karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Menghemat belanja di tengah pandemi sekarang," kata doktor muda tersebut.

Ia belajar dari internet, dan bertanya pada pakar atau komunitas pertanian secara daring, serta berkunjung langsung ke kebun orang lain.

Faisal memanfaatkan barang-barang bekas untuk wadah media tanamnya, sementara beberapa pupuk organik juga dibuat sendiri, termasuk membuat biopori.

Berikut tips yang dibagikan Faisal ala kebun gerilya:

Baca Juga: Berkebun di Rumah, Cara Berhemat Belanja di Tengah Pandemi

1. Pelajari kondisi tanah terlebih dahulu. Jangan langsung tanam.

2. Ketika sudah tahu tanah tidak subur bisa langsung dikasih perawatan misal pupuk.

3. Pelajari hal-hal lain seperti hama, kondisi air dan terik matahari kota.

4. Terus mencoba, jangan patah semangat ketika gagal menanam.

Faisal hingga saat ini masih terus belajar merawat kebunnya. Meskipun lokasi berkebunnya sudah bertambah.

Load More